Pesantren Nurul Qadim · Paiton, Probolinggo

Satu daftar penerima manfaat untuk delapan lembaga.

Sebelumnya data penerima manfaat program KASPPG tersebar di belasan berkas Excel — satu per lembaga, dengan istilah, urutan kolom, dan tingkat kelengkapan yang berbeda-beda. Semuanya kini dikumpulkan menjadi satu basis data, dirapikan menurut aturan templat impor resmi, dan bisa ditelusuri lewat dasbor.

Akun dibagikan oleh pengelola program. Beranda ini terbuka untuk umum dan hanya memuat angka agregat.

Baris penerima manfaat
2.237
Individu unik
2.042
Lembaga terdata7 satuan pendidikan · 1 posyandu
8
Rombel & kelompokdari 17 berkas mentah
40

Alur data

Dari berkas kiriman lembaga sampai berkas yang siap diunggah.

Tiga tahap, dan tiap baris di ujung masih menyimpan alamat asalnya: nama berkas, nama sheet, dan nomor baris.

  1. 01

    Berkas mentah

    17 berkas29 sheet

    Kiriman tiap lembaga, apa adanya: XLSX dan satu DOCX. Termasuk salinan ganda, revisi setengah jalan, dan sheet rekap yang bukan data individu — semuanya didaftar, bukan dibuang diam-diam.

    • MTS_NURUL_QODIM.xlsx
    • PDF_WUSTHO_NURUL_QODIM.xlsx
    • POSYANDU_KALIKAJAR.xlsx
    • GURU_PDF_ULYA_NURUL_QODIM.docx
  2. 02

    Basis data

    2.237 baris2.042 individu

    Satu tabel untuk orang, satu untuk keikutsertaannya di lembaga — sehingga guru yang mengajar di tiga tempat tetap satu orang. Istilah yang berbeda untuk hal yang sama disatukan, nilai kotor tetap disimpan berdampingan dengan nilai yang sudah dibersihkan.

    • penerima-manfaat.db
    • 20 tabel · 5 view
  3. 03

    Templat impor

    1.859 barislolos validasi · 83%

    Unduhan XLSX ditulis di atas berkas templat resmi, bukan dibuat dari nol: dropdown bertingkat, proteksi sheet, dan kolom bantu di dalamnya tetap utuh. Hasilnya bisa langsung diunggah.

    • penerima-manfaat-mts-nurul-qodim-nisn-nis.xlsx
    • posyandu-kalikajar-balita.xlsx

Cakupan

Yang ditangani di sini.

Peserta didik dan santri, guru dan tenaga kependidikan, serta sasaran posyandu — balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Tiga kelompok dengan aturan pendataan yang berbeda, satu daftar.

  • TK Nurul Hasan

    62

    57 didik · 5 guru

  • MI Nurul Qodim

    55

    34 didik · 18 guru · 3 tendik

  • PDF Ula Nurul Qodim

    127

    99 didik · 16 guru · 12 tendik

  • PDF Wustho Nurul Qodim

    313

    209 didik · 104 guru

  • PDF Ulya Nurul Qodim

    407

    288 didik · 109 guru · 10 tendik

  • MTs Nurul Qodim

    511

    511 didik

  • MA Nurul Qodim

    468

    441 didik · 27 guru

  • Posyandu Kalikajar

    294

    294 sasaran

  • Peserta didik & santri1.639
  • Guru & tenaga kependidikan304
  • Sasaran posyandu294

Yang diurus di belakang layar

Pekerjaan yang biasanya dikerjakan manual, sekali per lembaga.

Istilah yang berbeda untuk hal yang sama

Berkas sumber menyebut pengajar dengan enam nama: GURU, PENDIDIK, Mustahiq, Munawwib, Dosen, dan Data Pendidik. Semuanya menjadi satu peran, sehingga rekap antar lembaga bisa dijumlahkan tanpa disetarakan lagi.

Satu orang di beberapa lembaga

240 baris milik orang yang terdaftar di lebih dari satu lembaga — santri PDF Ulya yang juga siswa MA, guru yang mengajar di tiga tempat. Mereka dihitung sekali sebagai individu, tetapi tetap muncul pada setiap lembaga tempatnya bertugas.

NIK yang tidak selalu bisa dipakai

Ada NIK yang tercatat untuk dua orang berbeda, yang jumlah digitnya bukan 16, dan NIK ibu yang masuk ke kolom NIK balita. Nilai aslinya tidak dihapus, hanya dipisahkan dan ditandai — lebih baik satu kolom kosong daripada berisi angka milik orang lain. Untuk data posyandu yang berkas sumbernya tanpa kolom tanggal lahir, tanggal diturunkan dari sandi tanggal pada NIK.

Setiap temuan punya alamat

447 catatan kualitas data tersimpan lengkap dengan nama berkas, sheet, nomor baris, dan nilai aslinya. Jadi ketika sebuah angka terlihat aneh di dasbor, yang perlu dibuka bukan seluruh berkas — hanya satu baris. 16 di antaranya bertingkat kritis dan perlu diverifikasi ke lembaga.

  • KRITIS16
  • PERINGATAN294
  • INFO137

Di dalam dasbor

Yang bisa dikerjakan setelah masuk.

Telusuri & saring
Cari nama atau NIK, saring menurut lembaga, rombel, peran, jenis kelamin, dan kesiapan impor. Hasil saringan tersimpan di alamat halaman, jadi bisa dibagikan lewat tautan apa adanya.
Unduh untuk diunggah
CSV untuk pekerjaan sendiri, XLSX di atas templat impor resmi untuk disetorkan. Berkas impor posyandu punya jalurnya sendiri karena bentuk kolomnya berbeda.
Koreksi, tambah, hapus
Perbaiki kolom yang salah, tambahkan peserta didik baru, hapus yang sudah lulus atau pindah. Setiap perubahan tercatat atas nama akun yang mengerjakannya, lengkap dengan nilai sebelum dan sesudah.
Batas akses per lembaga
Akun lembaga hanya melihat dan mengubah datanya sendiri; pengelola program melihat kedelapan lembaga. Batas itu diperiksa di server, bukan disembunyikan di tampilan.

Sudah punya akun lembaga? Datanya menunggu di dalam.

Belum punya akun, atau menemukan data yang keliru? Hubungi pengelola program KASPPG di pesantren — koreksi memang sengaja dikerjakan oleh lembaga yang paling tahu datanya.

Masuk dasbor